Postingan

Program Pemerintah NTB Perkuat Pengembangan Pariwisata untuk Mendorong Ekonomi Daerah

Gambar
Program Pemerintah NTB Perkuat Pengembangan Pariwisata untuk Mendorong Ekonomi Daerah Penulis: Aldi Nurrasyid MATARAM – Pariwisata masih menjadi salah satu sektor yang memiliki posisi penting dalam pembangunan Nusa Tenggara Barat. Pemerintah Provinsi NTB terus mencari cara agar potensi wisata yang tersebar di Lombok dan Sumbawa tidak hanya ramai dikunjungi, tetapi juga mampu memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas kepada masyarakat. Arah pengembangan tersebut mulai bergerak pada konsep pariwisata yang lebih berkualitas. Artinya, keberhasilan sebuah destinasi tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya wisatawan yang datang. Kualitas pelayanan, kenyamanan, kebersihan, kelestarian lingkungan, kekuatan budaya lokal, hingga keterlibatan masyarakat menjadi bagian yang semakin penting dalam pembangunan pariwisata NTB. Pariwisata NTB Tidak Sekadar Mengejar Jumlah Wisatawan Selama bertahun-tahun, jumlah kunjungan wisatawan menjadi salah satu indikator yang sering digun...

Pariwisata NTB Menguat, Wisatawan Terus Bertambah Jelang MotoGP Mandalika 2026

Gambar
Pariwisata NTB Menguat, Wisatawan Terus Bertambah Jelang MotoGP Mandalika 2026 Pariwisata NTB Menguat, Wisatawan Terus Bertambah Jelang MotoGP Mandalika 2026 Penulis: Aldi Nurrasyid 24 Agustus 2026 LOMBOK, NTB — Perkembangan sektor pariwisata di Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan tren positif. Meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi, khususnya kawasan Mandalika dan Pulau Lombok, menjadi indikator bahwa sektor pariwisata daerah semakin memiliki daya tarik yang kuat. Momentum tersebut diperkirakan akan terus meningkat seiring masuknya periode penyelenggaraan berbagai event pariw...

Kebakaran Desa Adat Sade dan Upaya Menyelamatkan Warisan Budaya Sasak

Gambar
  Oleh: Aldi Nurrasyid Kategori: Berita Budaya | Sejarah Sasak | Pelestarian Warisan Kebakaran yang terjadi di Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menjadi perhatian besar karena tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik kawasan adat, tetapi juga mengancam keberlangsungan warisan budaya masyarakat Sasak. Berdasarkan laporan awal Dinas Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Barat, peristiwa tersebut telah memberikan dampak serius terhadap bangunan tradisional, benda budaya, perangkat ritual, kesenian, tenun, pusaka, serta pengetahuan budaya masyarakat Sade yang diwariskan secara turun-temurun. Peristiwa ini menunjukkan bahwa kawasan adat bukan hanya sekadar kumpulan bangunan tradisional, tetapi merupakan ruang kehidupan yang menyimpan nilai sejarah, sosial, dan budaya masyarakat Sasak. Pemerintah daerah menilai bahwa pemulihan Sade tidak dapat dipandang hanya sebagai pembangunan kembali permukiman, melainkan sebagai proses pemulihan kebudayaan secara ...

Kebakaran Besar Melanda Sade Lombok Tengah: 150 KK Terdampak, Pariwisata Budaya di Ujung Ujian

Gambar
BERITA UTAMA • LOMBOK TENGAH Kebakaran Besar Melanda Sade Lombok Tengah: 150 KK Terdampak, Pariwisata Budaya di Ujung Ujian Penulis: Aldi Nurrasyid Minggu, 23 Agustus 2026 Kebakaran melanda kawasan permukiman adat Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Sabtu malam, 22 Agustus 2026. LOMBOK TENGAH — Kebakaran besar melanda kawasan Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Sedikitnya 150 kepala keluarga (KK) dilaporkan terdampak, sementara jumlah bangunan yang terbakar dan nilai kerugian masih dalam proses pendataan. FAKTA SEMENTARA Lokasi: Kampung Adat Sade, Desa Rembitan Kecamatan: Pujut Kabupaten: Lombok Tengah Waktu: Sabtu malam, 22 Agustus 2026 Warga terdampak: sedikitnya 150 KK Penyebab...

Kebakaran Hebat Melanda Kampung Adat Sade, Ratusan Rumah Terdampak

Gambar
BERITA DAERAH Kebakaran Hebat Melanda Kampung Adat Sade, Ratusan Rumah Terdampak Penulis: Aldi Nurrasyid Sabtu, 22 Agustus 2026 | Nalar Sasak ``` LOMBOK TENGAH — Kebakaran hebat dilaporkan melanda kawasan Kampung Adat Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu malam, 22 Agustus 2026. Api dilaporkan membesar dan merambat ke sejumlah bangunan rumah adat yang berada di kawasan permukiman masyarakat Sade. Kondisi bangunan tradisional yang sebagian menggunakan material kayu, bambu, dan bahan alami membuat api berpotensi menyebar dengan cepat. “Proses evakuasi warga menjadi prioritas sementara petugas berupaya mengendalikan kobaran api.” — Keterangan sementara di lapangan ...

Dari Gumi Sasak untuk Dunia: Ketika Pariwisata Menjadi Jalan Merawat Budaya | Nalar Sasak

Gambar
Dari Gumi Sasak untuk Dunia: Ketika Pariwisata Menjadi Jalan Merawat Budaya | Nalar Sasak Dari Gumi Sasak untuk Dunia: Ketika Pariwisata Menjadi Jalan Merawat Budaya Oleh: Aldi Nurrasyid Setiap daerah memiliki cara tersendiri untuk memperkenalkan dirinya kepada dunia. Ada yang dikenal karena keindahan alamnya, ada yang dikenal karena sejarahnya, dan ada pula yang memiliki kekuatan pada budaya yang hidup dalam keseharian masyarakatnya. Lombok memiliki semuanya. Selama ini Lombok sering diperkenalkan melalui pantai yang indah, laut yang jernih, Gunung Rinjani yang megah, serta perkembangan kawasan wisata modern. Namun, di balik semua pesona tersebut terdapat kekuatan yang lebih dalam: sebuah identitas yang tumbuh dari kehidupan masyarakat Sasak. Pariwisata Bukan Sekadar Menjual Keindahan Pariwisata sering dipahami sebagai perjalanan menuju sebuah tempat. Padahal, pengalaman wisata yang paling berkesan tidak hanya berasal dari pemandangan, tetapi da...

Asal-Usul Suku Sasak: Antara Jejak Sejarah, Perpindahan, dan Identitas yang Terbentuk di Lombok

Gambar
Penulis: Hendra Masha Putra Catatan redaksi: Tulisan ini merupakan artikel opini yang mencoba melihat asal-usul masyarakat Sasak dari berbagai sumber sejarah, tradisi lisan, dan kajian kebudayaan. Beberapa teori mengenai asal-usul nama “Sasak” masih menjadi perdebatan dan tidak seluruhnya dapat dianggap sebagai fakta tunggal. Sasak Bukan Sekadar Nama Ketika seseorang bertanya, “Siapa orang Sasak?”, jawaban paling mudah tentu saja adalah: masyarakat asli Pulau Lombok. Namun, pertanyaan berikutnya jauh lebih sulit. Dari mana sebenarnya orang Sasak berasal? Bagaimana nama Sasak muncul? Apakah nenek moyang orang Sasak datang dari suatu tempat tertentu, atau justru identitas Sasak terbentuk melalui proses panjang di Pulau Lombok? Pertanyaan semacam ini menarik karena asal-usul sebuah suku hampir tidak pernah sesederhana satu cerita. Di dalamnya terdapat perpindahan manusia, hubungan antarkerajaan, perdagangan, perkawinan, agama, bahasa, serta percampuran kebudayaan yang berla...

Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern | Nalar Sasak

Gambar
Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern | Nalar Sasak Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern | Nalar Sasak Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern Dari Berugak ke Ruang Digital: Bagaimana Nilai Sasak Bertahan di Era Modern Oleh: Aldi Nurrasyid Perubahan zaman selalu membawa manusia pada ruang baru. Cara berkomunikasi berubah, cara belajar berubah, bahkan cara manusia membangun hubungan sosial pun mengalami pergeseran. Namun, di tengah perubahan tersebut, ada satu pertanyaan penting: apakah nilai-nilai budaya harus ikut berubah atau justru kehilangan tempatnya? Bagi masyarakat Sasak, budaya bukan hanya tentang pakaian adat, upacara tradisi, atau simbol-simbol yan...

Memahami Makna Sasak: Studi Kasus Identitas, Ingatan Budaya, dan Tantangan Generasi Muda di Era Digital

Gambar
Oleh: Aldi Nurrasyid & Hendra Masha Putra Kategori: Studi Kasus Budaya | Nalar Sasak Identitas budaya merupakan bagian penting dalam perjalanan sebuah masyarakat. Ia tidak hanya berbicara tentang asal-usul kelompok, tetapi juga mencerminkan nilai, sejarah, cara berpikir, dan hubungan sosial yang diwariskan dari generasi ke generasi. Bagi masyarakat Lombok, istilah Sasak memiliki makna yang jauh lebih luas daripada sekadar identitas etnis. Sasak merupakan representasi dari perjalanan sejarah, nilai kehidupan, tradisi, bahasa, kearifan lokal, serta cara masyarakat memahami hubungan antara manusia, alam, dan kehidupan sosial. Namun, perkembangan zaman menghadirkan tantangan baru. Perubahan teknologi, gaya hidup modern, dan arus informasi global membuat generasi muda memiliki cara berbeda dalam memahami identitas budayanya. Pertanyaan penting yang muncul adalah: Apakah Sasak hanya menjadi simbol masa lalu, atau tetap menjadi identitas yang hidup dan relevan bagi generasi saat ini? Mel...